PERUBAHAN MAKNA
A.Sejarah Perubahan Makna
Jika sejarah perubahan makna disimpulkan sebagai satu proses, itu akan menjadi spesialisasi. Anglo Saxons 1500 tahun yang lalu membuat dengan kemungkinan 30.000 kata pada kosa kata lengkapnya, sedangkan Modern English dimanapun mempunyai dari 500.000 sampai jutaan kata, tergantung pada apakah dimasukkan kosa kata atau tidak.
Bahasa asli tidak akan pernah diketahui,
tetapi bahasa pertama kemungkinan mempunyai beberapa ratus kosa kata, yang menyediakan kosa kata yang cukup kaya bagi orang primitif yang mempunyai beberapa bahan dan sedikit konsep abstrak. Banyak kata dari bahasa pertama mempunyai arti yang sangat luas.
Sebagai contoh, kata “inspire” adalah dari bahasa Latin “inspirare, yang secara harfiah berarti “to breath into”. Arti lamanya adalah “to breath loife into”, dengan arti yang lebih barunya seperti “to be the cause of”, “to elicit”, “to move to action”, “to exal” and “to guide by divine influence”.
Jika kamu mencoba membuat sebuah bahasa dari suatu waktu yang terdahulu, kamu mungkin harus mengembangkan kosa kata kecil, dengan kata itu yang memiliki arti lebih lengkap dari kosa kata bahasa-bahasa modern. Bayangkan kata “spiratholmos” – seorang nenek moyang kuno bagi kepercayaan Latin – berarti “wind, breath, voice, spirit”. Seorang pembicara yang menggunakan kata “spiratholmos” akan memperhatikan angin di pohon-pohon sebagai nafas dari bumi, firman Tuhan, roh yang menghidupkan kita masing-masing.
Perubahan makna dapat dilihat secara adil sebagai suatu proses alami, tetapi juga dapat ditanamkan dengan arti spiritual, seperti yang telah dilakukan Tolkien dan Suffield. Bahasa contoh adalah sebuah bentuk seni dan keahliannya yang tetap dapat menyampaikan tema pemisahan spiritual ini. Seperti yang ditulis Ronald Suffield, “ no word is still the word, but a loafward has become lord”.
B.Jenis-Jenis Perubahan Makna
1.Generalisasi (perluasan arti kata untuk menunjukkan konsep baru)
Juga dikenal sebagai perluasan, generalisasi adalah penggunaan kata pada bidang makna yang lebih luas dari yang aslinya, sering menghubungkan semua hal di golongannya, dari pada satu hal yang khusus. Sebagai contoh, “place” berasal dari bahasa Latin, “broad street”, tetapi maknanya berkembang lebih luas dari “the street”, untuk menunjukkan “a particular city”, “a businees office”, “an area dedicated to a specific purpose” sebelum meluas untuk menunjukkan “area”. Pada prosesnya, kata “place” digantikan (!) kata Old English “stow” dan digunakan menjadi “instead” dari kata Old English “stede” (yang bertahan pada “stead, steadfast, steady dan – tentunya – instead).
Generalisasi adalah suatu proses alami, khususnya pada keadaan “language on shoestring”, dimana pembicara memiliki kosa kata terbatas pada pembagiannya, salah satunya karena dia itu muda dan hanya memperoleh bahasa atau karena dia itu tidak lancar dalam bahasa kedua. Seorang pelajar Spanyol tahun pertama pada liburan pertamanya di Spain mungkin menemukan dirinya sendiri menggunakan kata coche, “car”, untuk “cars, trucks, jeeps, buses,” dan lain-lain. Ketika anak saya Alexander 2 tahun, dia menggunakan kata “oinju (dari “orange juice”) untuk menunjukkan suatu jenis jus, termasuk “grape juice” dan “apple juice”; wawa (dari “water”) ditujukan untuk “water” dan “hoses”, diantara hal yang lainnya.
2.Spesialisasi (arti kata yang menyempit untuk memusatkan pada konsep yang lebih kecil)
Lawan dari generalisasi, spesialisasi adalah penyempitan kata untuk menunjukkan pada yang sebelumnya telah ada tetapi satu contoh dari apa tang ditunjukkan. Sebagai contoh, kata “meat” aslinya menunjukkan pada “any types of food”, tetapi menjadi arti “the flesh of animal as opposed to the flesh of fish”. Arti aslinya meat bertahan pada hal seperti mincemeat, “chopped apples and spices used as a pie filling”; sweetmeat, “candy”; and nutmeat, “the edible portion of a nut”. Ketika perkembangan bahasa contohmu, itu bertemu untuk meninggalkan penggabungan yang tidak tersentuh, bahkan jika satu morfemnya mengalami spesialisasi (atau suatu perubahan makna lain).
Sebagai satu contoh dari bahasa lain, bahasa Jepang kata koto aslinya menunjukkan pada “any types of stringed instrument” tetapi menjadi digunakan untuk menunjukkan only a specific instrument with 13 strings, yang dimainkan secara horisontal dan terkenal pada Masa Edo.
3.Taksonomi Perubahan Makna
a.Metonimia
Metonimia adalah suatu bilangan kata dimana satu kata digantikan untuk suatu kata yang berhubungan; hubungan itu mungkin penyebab dan pengaruhnya, isi dan kandungannya, bagian dan keseluruhannya. Sebagai contoh, orang Yunani kata dóma aslinya diartikan “roof”. Pada cara lain pembicara bahasa Inggris akan menggunakan roof untuk mengartikan “house” secara metonomia (seperti pada “now we have a roof over our heads”), orang Yunani sering menggunakan dóma untuk menunjukkan “house”, sehingga sekarang itu adalah arti kata standar. Suatu kata bahasa Rusia akn memiliki contoh yang mirip: vinograd, “vineyard”, sangat sering digunakan untuk menunjukkan “grapes”, seperti pada “Let’s have a taste of the vineyard” bahwa itu menjadi arti “grapes”.
b.Perluasan Metapora
Perluasan metapora adalah perluasan arti pada sebuah petunjuk baru melalui adopsi terkenal dari sebuah arti metapora yang asli. The crane pada suatu tempat pembangunan diberi namanya oleh perbandingan pada the longnecked bird dari nama yang sama. Ketika arti kata “daughter” pertama meluas dari “one’s female child” ke “a female descendant” (seperti dalam daughter of Eve), pendengar bahkan tidak dapat memperhatikan bahwa artinya meluas.
Perluasan metapora adalah hampir suatu proses alami yang dialami oleh setiap kata. Kita bahkan tidak memikirkan itu sebagai perubahn makna. Pada contoh nyatanya, kita tidak melihat itu sebagi perluasan makna kata. Sebagai contoh, kata illuminate aslinya diartikan “to light up”, tetapi diperluas menjadi arti “to clarify, to edify”. Arti ini terlihat sangat alami seperti pada bagian integral kata, dimana arti seperti “to celebrate” dan “ to adorn a page with design” terlihat seperti tambahan yang lebih nyata.
Beberapa metapora khusus diwakili oleh banyak bahasa yang berbeda, dan kata-kata dapat ditunjukkan untuk mengalami kemiripan. Jika independent, developments. Demikian bahasa Welsh kata haul dan bahasa Gaelic kata súil, kedunya berarti “sun”, menjadi arti “eye”. Maupun metapora ini tidak lebih asing bagi bahasa Inggris, dimana the daisy pada Old English aslinya gabungan arti “day’s eye”, dari kuningnya yang mirip dengan matahari.
c.Radiasi
Radiasi adalah perluasan metapora pada skala yng lebih besar, dengan arti baru yang memancar dari pusat semantic ke cakupan banyak gagasan yang dihubungkan. Kata head aslinya menunjukkan pada that part of the human body above the rest. Karena the top of nail, pin or screw is, seperti the human head, sehingga arti menjadi dimasukkan pada arti head. Know where I’m headed with this? Arti kata head dipancarkan untuk menunjukkan “the head of a coin (the side picturing the human head), the head of the list (the top item of the list), the head of table, the head of the family, a head of cattle, $50 a head. But I’ll stop while I’m ahead.
Kata lain yang memiliki kesamaan arti pencaran keluar dari intinya ditunjukkan kata heart, root dan sun.
d.Spesialisasi Kontekstual
Kata “undertaker” aslinya berarti “ one who undertakes a task, especially one who is an enterpreneur”. Ini menggambarkan spesialisasi kontekstual, dimana arti sebuah kata dibentuk kembali di bawah tekann kata lain yang sering memiliki kejadian yang sama dengannya: jadi “undertaker” diperoleh artinya dari ketetapan penggunaan dari frase funeral undertaker; akhirnya, di bawah tekanan terhadap eufimisme, kata “funeral” dihilangkan.
Contoh lain dari spesialisasi kontekstual adalah “doctor”, yang aslinya berarti “a teacher” dan kemudian “an expert”, dimana itu digunakan pada frase “medical doctor”; sekarang tentu saja “rebundant and medical” ini dihilangkan, dengan arti sederhananya “doctor” menjadi lebih dikhususkan.
e.Perpindahan
Perpindahan terjadi ketika arti kata meluas dan menyempit, yang memusatkan perbedaan makna dari artinya. Untuk beberapa alasan, kata menggambarkan “clothing” cenderung berpindah arti yang lebih sering dari kata lain, kemungkinan karena tren gaya yang datang dan pergi, meninggalkan kata yang terlihat sebagai gaya kuno seperti “clothing” yang mereka gambarkan. Siapa sekarang yang mau memakai “bloomers, knickers atau pantaloons”?
Kata “pants” memiliki sejarah yang menarik. Itu asalnya mewah pada Old Italian Pantalone. Pada tahun 1600an, Italia mengembangkan commedia dell’arte, suatu gaya yang lucu berdasarkan pada improvisasi yang menggunakan sifat persediaan. Pantalone adalah sifat persediaan yang digambarkan seperti orang tua miskin yang memakai sendal dan celana ketat. Melalui metonomia teratur, pembicara dari Old French membawa namanya ke bahasa Inggris sebagai pantalone, pembicara bahasa Inggris British memodikasi artinya lagi menjadi arti “underpants”.
Pelaku yang menyukai cucian yang dibuang terus membagi sendiri British dan American English tetap pada beberap kata untuk pakaian, seperti yang ditunjukkan tabel di bawah ini.
Kata
Arti
Jumper
Etimon
English dialect jump
Aslinya
loose jacket
American
pinafore
British
A light pullover
Pants
Etimon
Pantaloon, dari Old French pantalon
Aslinya
Men’s wide breeches extending from waist to ankle
American
trousers
British
Underpants
Suspender
Etimon
Suspend
Aslinya
(tetap) straps to support trousers
American
(tetap)
British
Garter
f.ameliorasi
Puisi Suffield memberikan banyak contoh yang baik dari ameliorasi, termasuk “proest” dari “old man”. Hal yang lengkap, pastor, demikian juga mengalami ameliorasi, arti aslinya “shepherd” (arti tetap pada kata “pastoral”), tetapi mendatangkan arti sekarang “minister” oleh “extensive Christian” yang menerangkan “tha Lord is my shepherd” sebagai sebuah panggilan pada “ministry”.
Di tabel bawah ini menunjukkan beberapa contoh, termasuk “pluck” pada arti “He has a lot of pluck”.
Kata
Arti lama
Enthusiasm
Abuse
Pastor
Shepherd
Queen
Woman
g.Peyorasi
Panggilan Raja James II yang selengkapnya St. Paul’s Cathedral amusing, awful and artificial. Memanggil selengkapnya museum rock and roll di Cleveland amusing, awful and artificial, dan kamu dapat teliti tetapi kamu akan mengertikan sesuatu tetap berbeda dari Raja James. Ketika dia tinggal, kata-kata itu diartikan bahwa Cathedral itu “pleasing, awe-inspiring, dan artful” secara masing-masing. Arti dari masing-masing kata dikembangkan lebih negatif dengan waktu. Orang terlihat lebih banyak suka dengan kata yang ditarik turun dari mengangkatnya, untuk membangun museum instead of Cathedrals, seperti contoh-contoh di bawah ini yang dapat ditunjukkan.
Kata
Arti lama
Crafty
Strong
Harlot
A boy
Obsequious
Flexible
Vulgar
Popular
h.Pembalikan Semantik
Kadang-kadang sebuah kata akan dipindahkan terlalu jauh dari arti aslinya sehingga akan hampir terbalik. Cukup menarik, kata “manufacture” aslinya berarti “to make by hand”.
Kata
Arti lama
Counterfeit
An original
Manufacture
To make by hand
i.Kontronimia
Kontronimia adalah seperti kata yang mengalami pembalikan semantik, hanya “tention” yang tidak memiliki kesenangan: kata itu masih tetap pada arti aslinya, sekitar arti “contradictory – jika tidak benar “counterposed”.
Menariknya, biannual artinya hanya “twice each other”, dengan tidak merekam arti “every other year” pada Webster’s II New Riverside University Dictionary.
Kata “cleave” (berarti “to split or separate” atau “to adhere or cling”) sebenarnya adalah dua kata yang berbeda, keduanya masing-masing dari Old English (cle-ofan and cleofian) tetapi oleh perubahn pada pengucapan, kata-kata itu berkembang menjadi bentuk sekarng yang sama.
j.Ketidakberartian
Semantik terendah adalah ketidakberartian. Perubahan terakhir semantik. Kematian makna. Kekalahan “sigor”.
Kata “sigor” adalah Old English untuk “victoy”. Itu sekarang tidak berarti bagi semua pembicara bahasa Inggris, kecuali untuk yang kenal dengan Old English atau dengan bahasa Jerman (dimana yang asalnya tetap di Seig).
k.Perubahan Makna melemati bahasa
Bayangkanbagi watu bahwa “sigor” ditetapkan. Itu dapat diganti dengan “siyor”, dan artinya dapat digeneralisasi untuk “success”. Itu kemudian akan berdiri pada perbedaan bahsa Jerman Seig.
Bahasa saudara, atau dialek bahasa, sering memiliki kata dasar yang sama dengan makna yang berbeda. Pasangan kata itu kemudian dikenal sebagai “false friends” bagi pembicara yang mencoba belajar bahasa lain. Sebagai contoh, German Lust berarti “pleasure”, yang pada kenyataannya arti aslinya kata bahasa Inggris, yang datang dari nenek moyang umum yang sama seperti Lust. Dalam bahasa Inggris, “Lust” mengalami spesialisasi dan peyorasi, seperti teman pembicaranya dengan hanya satu jenis kesenangan. British dan American English hal pakaian juga menunjukkan bagaimana menghubungkan bahasa yang jarang berubah, contohnya kata Irish dan Gaelic untuk “sun” berkembang menjadi “eye” sekalipun.
Ketika bahasa membawa kata, mereka sering mengubah makna dari yang membawanya, khususnya membuat kata umum lebih spesifik, pada cara yang sama sehingga tempat satu bahasa sering dinamakan berkembang dari kata umum dari bahasa lain untuk konsep seperti “hill”, “river”, dan “town”. Mengambil sejarah dari Low German kata “spittal”, diambil dari kata umum Romance untuk “hospital” tetapi kemudian dimasukkan pada “a hospital for lepers”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar